Perkembangan
pesat teknologi informasi dan komunikasi (baca: TIK) telah merubah tata
cara manusia bersikap dan berperilaku dewasa ini, terutama dalam
kaitannya dengan proses komunikasi dan interaksi. Adalah merupakan
suatu kenyataan bahwa hampir seluruh bidang industri dan aspek
kehidupan masyarakat moderen tidak luput dari jangkauan teknologi ini,
karena telah terbukti mampu mendatangkan sejumlah nilai dan manfaat
signifikan bagi perkembangan jaman dan peradaban umat manusia. Kemajuan
teknologi yang tumbuh pesat secara eksponensial ini telah menghasilkan
sejumlah situasi yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh umat
manusia. Fenomena seperti bumi terasa menjadi semakin kecil, masyarakat
terkesan bertambah kritis, bisnis tumbuh jauh lebih dinamis, ekonomi
bergerak secara fluktuatif, dan politik antar negara bergejolak tak
menentu, hanya merupakan suatu tanda-tanda jaman dan bukti bahwa pada
dasarnya dunia telah banyak mengalami perubahan yang sangat mendasar
(Friedman, 2005). Pendidikan sebagai sebuah proses dan industri, tidak
terlepas pula dari jangkauan perkembangan teknologi ini. Bahkan
petinggi dan peneliti UNESCO menilai bahwa dampak terbesar dari
perkembangan TIK di dunia ini justru akan menimpa sektor pendidikan.
Diperkirakan puncak dari implementasi TIK dalam dunia pendidikan akan
secara revolusioner berdampak pada terjadinya proses transformasi
besar-besaran dalam proses mengajar-belajar di sekolah maupun pada
lembaga atau institusi pendidikan formal lainnya, dari tingkat
pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi (UNESCO, 2002). Terlepas dari
telah begitu banyaknya pihak yang menerapkan dan mengimplementasikan
TIK dalam institusi pendidikannya, tidak sedikit pula mereka yang masih
mempertanyakan isu-isu seputar kenyataan ini, seperti: Bagaimana hal
tersebut dapat terjadi? Aspek apa saja yang melatarbelakanginya?
Mengapa perlu mencermati kecendurungan ini? Adakah peluang dan
kesempatan yang dapat dimanfaatkan? Persiapan seperti apa yang harus
dilakukan oleh para praktisi pendidikan?
Tulisan
ini akan memaparkan hal-hal terkait dengan bagaimana TIK berperan dalam
dunia pendidikan, dan bagaimana perkembangan teknologi tersebut dapat
dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Untuk menggambarkan hal tersebut, paparan ini akan saya bagi menjadi 4
(empat) pokok bahasan. Pada bagian pertama, pembahasan akan fokus pada
aspek mengapa dan bagaimana TIK dapat menjadi pemicu terjadinya
transformasi pada dunia pendidikan. Sementara bagian kedua akan
memperlihatkan ragam peranan strategis apa saja yang dapat TIK berikan
untuk meningkatkan kinerja mengajar-belajar dalam dunia pendidikan.
Selanjutnya bagian ketiga akan membahas bagaimana penerapan TIK secara
efektif akan dapat membawa nilai tambah bagi dunia pendidikan di tanah
air, terutama dalam kaitannya dengan usaha untuk meningkatkan kualitas
sumber daya manusia Indonesia. Dan akhirnya bagian keempat akan
memperlihatkan berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dalam
penerapan TIK untuk pendidikan dan potensi solusi apa saja yang dapat
direkomendasikan untuk mengatasi masalah tersebut.
(Greena Novan, A. Md)
0 komentar:
Posting Komentar